Definisi Manajemen Perubahan
Manajemen Perubahan adalah sebuah pendekatan structural untuk transisi individu, tim dan organisasi dari keadaan sekarang kepada keadaan yang diinginkan, untuk melaksanakan atau mengimplementasikan sebuah visi dan strategi.
Faktor eksternal yang lebih dominan untuk melakukan perubahan, dalilnya adalah "Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum mereka sendiri yang merubahnya" (Ar-Ra'du : 11)
Definisi Visi
Sebuah visi menceritakan kepadamu, dimana kamu harus bergerak. Itu melukiskan kepadamu tentang pemaksaan kerja dari usaha untuk meraih keadaan yang diinginkan.
Dalil yang menjabarkan tentang sebuah visi adalah :
“Allah SWT telah menghimpun bumi ini untukku. Oleh karena itu, aku dapat melihat belahan bumi Barat dan Timur. Sungguh kekuasaan umatku akan sampai ke daerah yang dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku itu. (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)
Perubahan focus pada dua aspek yaitu:
1) Proses
2) transisi
Ø 
Push factor kebutuhan primer
Ø Pull factor Kebutuhan luar
Model Manajemen Perubahan
1. Increase Urgency
Mulai berpikir tentang pentingnya perubahan dan perusahaan benar-benar membutuhkannya dengan memulai membuat sebuah tujuan (vision)
2. Build a guilding team
Mencari dan menempatkan seseorang kedalam sebuah devisi, seseorang tersebut adalah orang yang berkomitmen dalam rencana perubahan ini, sangat peduli dengan perusahaan, dan punya kekuatan untuk mempengaruhi yang lain untuk berubah.
3. Get vision right
Menyampaikan tujuan dengan baik sehingga mendorong orang – orang untuk bertindak, sebuah tujuan yang dapat mengarahkan orang – orang kedalam kepemimpinan yang baru.
4. Communicate for buy-in
Mengkomunikasi sebuah tujuan (vision) dan strategi yang dapat dipahami dan dilaksanakan. Menyampaikannya dengan baik, terpercaya, pesan yang menyentuh tentang pesan-pesan peruabahan sehingga diharapkan orang – orang menunjukan kebiasan baru sebagai respon atas pesan perubahan tersebut.
5. Empower action
Tindakan memberikan kuasa/wewenang harus meniadakan halangan antara mereka yang mau memberikan dorongan dalam usaha perubahan. Menghapus rintangan harus menginspirasi, meningkatkan optimisme dan membangun kepercayaan dalam usaha perubahan (change effort).
6. Create short-term wins
Membuat pencapaian-pencapaian jangka pendek akan memberikan optimisme atau keyakinan dalam usaha-usaha perubahan (change effort), memberikan penghargaan atas usaha keras yang telah dilakukan akan meneguhkan orang untuk tetap melakukan usaha perubahan tersebut.
7. Don’t let up
Ketika usaha perubahan tersebut terlihat sukses dijalankan jangan mendeklarasikan kemenangan/keberhasilan terlalu dini, rasa pentingnya merealisasikan tujuan (vision) harus tetap terjaga.
8. Make change stick
Usaha – usaha perubahan harus selalu diingat, maka bisa menuliskannya kedalam catatan- catatan yang ditempel yang bisa selalu terlihat.
Penjelasan tentang QS. Al-Ma’un
Neraka wail untuk orang-orang yang mengerjakan sholat. Ulama membagi 3 bagian orang yang lalai:
1) Qobla sholat : menunda waktu
2) ‘inda sholat : tidak khusyu
3) Ba’da sholat : tidak menatapkan sholat yang sebenarnya
Manajemen perubahan yaitu perubahan berbentuk transisi
Visi : pernyataan arah kita pergi
Menentukan visi
1) Tanyakan tentang nama anda?
2) Skill apayang anda miliki, dan dapat diberikan kepada orang lain?
Fungsi dalam Manajemen Perubahan
1) Sponsor
2) Champion : orang yang dipilih oleh presiden direktur (pemegang otoritas)
3) The change agent
4) Stakeholder
Strategi Komunikasi
عَلَّمه إلْبَيَانَ : kemampuan komunikasi
Tahapannya adalah
1. Building a Strategy (Membangun Sebuah Strategi)
2. Involving Key Stakeholders in Communications Efforts (Melibatkan Orang-Orang yang Berpengaruh)
3. Determining Message Content (Melihat konten dari Sebuah Pesan)
4. Identifying Most Effective Communications Channels (Identifikasi Channel Komunikasi)
5. Ensuring Follow Up (Tindak Lanjut Komunikasi)
Manajemen Perlawanan
Manajemen perlawanan adalah kendala terbesar bagi seorang pemimpin dalam memulai sebuah perubahan. Adapun bagiannya adalah :
1. Ending, Losing, Letting Go (Mengakhiri, Mengalahkan, Melepaskan)
2. The Neutral Zone (Zona Netral)
3. The New Beginning (Memulai Baru)
Penjagaan Perubahan
Setelah kita sampai pada tujuan kita, setelah kita mencapai target kita, setelah kita merubah apa yang telah kita buat, lalu kita harus memastikan bahwa perubahan itu berkelanjutan.
Proses Manajemen
1. Plan
Menetapkan tujuan dan proses yang diperlukan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan output yang diharapkan (target atau tujuan).
2. Do
Melaksanakan rencana tersebut, memulai prosesnya, dan membuat produk. Mengumpulkan data- data untuk memetakan dan menganalisis "Check" dan "ACT"
3. Check/Study
Mencari penyimpangan dalam pelaksanaan dari rencana (plan) serta mencari kesesuaian dan kelengkapan rencana (plan) untuk melihat tren selama beberapa siklus PDCA dan untuk mengkonversi data yang dikumpulkan menjadi informasi lalu digunakan untuk langkah "ACT" berikutnya.
4. Action
ACT membuat penyesuaian atau tindakan korektif atas hasil evaluasi dari tahap Study, dan melalukan tindakan yang berbeda dengan Plan yang pertama.

No comments:
Post a Comment