Pages

MENUMPAS MALAS

  Seperti biasa, saat liburan (mau itu liburan semesteran, liburan idul fitri, dll) tingkat kemalasan dikalangan siswa meningkat drastis. Ini memang tidak bisa dipungkiri, karena kebanyakan siswa kebingungan mengisi liburannya dengan kegiatan apa.  Akibatnya tingkat pembuatan status galaupun meningkat sangat signifikan. Status yang pada musim sekolahan hanya berkisar antara 3 sampai 5  status dalam seminggu (bisa juga lebih), sekarang sudah bisa berkisar diatas 10 status dalam seminggu. Akibatnya operator pulsa diuntungkan karena pembelian pulsa untuk modem juga mengalami peningkatan tak terduga. Setidaknya beberapa sebab kemalasan yang dialami siswa saat liburan, diataranya:
  1. Kegiatan sangat minim Luangnya aktivitas siswa saat liburan adalah penyebab utama kemalasan. Jika biasanya mereka bersekolah dari setengah tujuh sampai jam dua (tergantung kebijakan sekolah), pada saat liburan aktivitas mereka itu murni kosong. Seringkali hal ini membuat para siswa beralih kekegiatan rutin lainnya yaitu, shalat, makan, nonton tv, ol, mandi, shalat lagi, ol lagi, makan lagi, dll. Kerena hal tersebut terlalu sering dilakukan, akhirnya malas pun muncul.
  2. Tak ada teman Sikap ini sering muncul khususnya bagi siswa yang tinggal jauh dari rumah penduduk. Jika biasanya mereka bermain di sekolah dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah, maka pada saat liburan tidak. “Jangankan bermain, ketemu sama penduduk aja tidak ada,”itulah ujar siswa yang hidup di leuweung (bahasa sunda) atau somak (bahasa minang). Dan malaspun akhirnya melanda sang siswa.
  3. Budget minim Sering kali hal ini menimpa siswa yang digaji pas-pasan oleh orang tua. Ketika dia ingin liburan ke suatu tempat, sang mama berkata, “Daripada kesana, mendingan uangnya kamu gunakan untuk hal-hal bermanfaat.” Harapan liburan gagal, siswa pun ditimpa malas.

Setidaknya itulah beberapa hal yang membuat seorang siswa ditimpa malas saat liburan, walau sebenarnya masih adalagi sebab kemalasan itu. Tapi jika kita jeli, sebenarya malas dapat diatasi. Allah berfirman dalam surat Al-Insyirah ayat 7:
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانصَبْ 
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain (94:7)
Sebenarnya kemalasan itu bisa diatasi dengan beberapa cara, seperti membaca buku kesenangan kita (kalau yang suka ekonomi bisa membaca ekonomi, ataupun yang senang sastra bisa membaca novel), mengkaji isi AL-Qur’an ataupun bersilaturrahim kerumah teman atau sodara. Khususnya bagi santri mu’allimin biasanya ada tugas karya tulis yang harus dikerjakan. Dan masih banyak lagi hal yang bisa dilakukan asalkan kita kreatif. So, manfaatkan sisa liburan ini dengan cara ala kau teman. Jadikan liburan ini penuh makna. Bermakna kawan, bermakna! 

Garut, 29 Desember 2012
*tulisanku ketika masih santri :D

No comments:

Post a Comment