Pages

REBUT KEMBALI UANG UMAT ISLAM

Jumat lalu adalah hari yang mengesankan bagi saya. Saya berkesempatan bersilaturrahim ke kawan-kawan di LDK As-Salam Universitas Trilogi. Selain itu, saya diberi kesempatan untuk menjadi moderator mendampingi pembicara yang sangat saya kagumi. Beliau adalah Bapak Valentino Dinsi (Ketua Umum Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia) dan Bapak Ari Maryadi (Owner Halal Mart HPAI). Hal yang membuat saya begitu tertarik adalah, tugas akhir saya pun berkaitan dengan apa yang disampaikan oleh pemateri, hehe.
            Kalau boleh cerita, saya sudah sejak lama menyimpan kekaguman kepada Bapak Valentino Dinsi ini. Jauh sebelum saya bertemu untuk kedua kalinya dengan beliau, saya memiliki kesan pertama yang sangat hebat saat menjadi peserta di seminar beliau. Beliau pernah bilang,”Jika Anda ingin jadi pengusaha, cukup Anda bermodal kartu nama. Anda harus tentukan bidang apa yang akan Anda geluti. Selanjutnya buatlah kartu namanya. Tulis nama Anda, alamat Anda, dan jabatan sebagai direktur.” Itulah hal yang begitu menggema ditelinga saya, dan saya pernah praktekkan langsung. Luar biasa, efeknya langsung menaikkan rejeki dan percaya diri. Hingga sempat saya merasakan rejeki dalam hal pengelolaan bisnis travel pesawat.

            Lalu apalagi kelebihan yang dimiliki beliau? Saya pun baru tahu, ternyata beliau pernah menjadi Direktur termuda dan tercepat di PT. Garuda Indonesia di usia 26 tahun. Tentu ini sebuah prestasi yang luar biasa, mengingat perusahaan plat merah tersebut adalah BUMN yang sangat bonafit di Indonesia. Selain itupun, beliau telah menulis 16 buku best seller yang berkaitan dengan ekonomi. Salah satu bukunya yang terkenal adalah “Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian”. Dan hal yang sangat saya suka dari beliau adalah, membawakan penjelasan ekonomi dengan mengaitkannya dengan ayat-ayat Ilahi.
            Bagaimana dengan pembicara selanjutnya? Ternyata  beliau pun tak kalah mengagumkan. Setelah lulus SMA, beliau langsung memutuskan untuk merintis usaha. Dengan tekad yang membara, mahasiswa di Universitas Kehidupan, jurusan seumur hidup ini menceritakan masa juangnya dulu. Dan saat ini beliau telah memiliki Halal Mart HPAI dan memiliki lebih dari 2.000 cabang se-Indonesia. Subhanallah. Dan beliau juga konsen untuk memproduksi produk rumahan seperti pasta gigi untuk menyaingi produk rumah tangga yang sampai saat ini masih dikuasai oleh para pemain asing. Inilah yang dinamakan perjuangan.
            Di kesempatan ini, saya ingin menulis beberapa kata kutipan yang saya petik dari kedua pembicara tersebut. Sebab, sayang rasanya kalau hanya segelintir orang yang mendapatkan manfaat dan informasi dari materi tersebut.

Pak Valentino Dinsi 
-          -Ada pepatah Arab yang mengatakan, “Waktu berlalu, zaman berganti”, dan itu memang sunatullah. Saya yakin kebangkitan Islam akan segera datang termasuk dalam bidang ekonomi. Tinggal kita yang memutuskan, apakah hanya menjadi penonton atau pejuang.
-          -Kalian tahu dengan hal penting tahun 2024? Ya, itu adalah peringatan 100 tahun runtuhnya khilafah Turki Utsmani. Saya sangat percaya pada hadits yang mengatakan bahwa setiap 100 tahun akan muncul pembaharu dan pejuang Islam. Dan aksi 212  beberapa hari lalu adalah salah satu buktinya bahwa Islam akan bangkit dari Indonesia.
-       -Keterlibatan Anda sangat diperlukan, belajarlah sunguh-sungguh, bekerja sungguh-sungguh, dan mulailah dari sekarang. Hanya dengan begitu kalian akan tahu ujung perjuangan kalian seperti apa.
-          -Saat ini ekonomi di bidang retail masih dikuasai Alfamart dan Indomaret. Dalam beberapa waktu lalu, ulama sepakat akan membuat 212 mart, dan kita siap menyongsong kemajuan ummat dalam bidang ekonomi.
-          -Menguasai pasar tidak segampang membalikkan telapak tangga. Kita harus kuasai dari hulu sampai hilir. Selain membuat mart-mart yang banyak, kita pun harus menyiapkan distributornya. Puncaknya, kita harus menjadi produsen produk-produk yang halal dan melindungi ummat Islam.
-            -Rahasia kaya adalah member kemanfaatan pada orang lain sebanyak-banyaknya
-          -Saya sering iseng bertanya, “Kok dia jadi menteri? Kok dia jadi pengusaha sukses?” Dan sebagian besar jawabannya adalah, mereka telah memulai impian mereka dengan menuliskannya sejak muda. Lakukanlah itu dari sekarang.
-          -Saya sejak umur 19 tahun sudah bikin plan. Mau jadi apa saya nanti. Dan saya perbaharui setiap tahunnya. Pertanyannya, “Sudahkah Anda membuat target hidup Anda bersama keluarga Anda?”

Pak Ari Maryadi
-          -Jangan jadi ibu yang alay dan jangan jadi Ayah yang abai. Jangan sampai jadi orang yang tanggal 1 gajian, tanggal 2 ATM pun langsung minta maaf (karena saldo tidak cukup). Itu semua karena ayah tidak hebat dalam mencari uang.
-          -Jadilah ayah yang hebat dalam mencari uang, agar Anda bisa melindungi keluarga Anda
-          -Target kita adalah menguasai pasar. Kita rebut kembali uang-uang orang muslim yang ada di tangan mereka ke tangan kita.
-          -Usaha itu pasti selalu beresiko. Anda memulai sekarang beresiko, Anda memulai besok pun juga beresiko. Jika Anda serius, mulailah dari sekarang.


Itulah beberapa kutipan materi yang disampaikan oleh pembicara. Saya ingin menutup tulisan ini dengan kutipan pamungkas Pak Valentino Dinsi,” Jika ingin sukses, buatlah (tulislah) rencana Anda. Mulai dari sekarang. Gunakan konsep ‘start from the end’ (mulailah dari tujuan). Itu yang membedakan siapa diri kalian nanti”. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment