T empat segala mimpi itu diperjuangkan. Melihat sisi selatan Jawa ini membuka memoriku pada kisah 5 tahun lalu. Seorang anak muda, sedang ...
Menulislah, maka dunia akan mengenangmu.
Aku adalah pemuda penyuka sejarah.
Aku ini penikmat ilmiah, pengagum dakwah.
Lalu apa hubungannya dengan sastra dan kata-kata.
Tidak, aku pun perangkai kata, kataku.
Terkadang aku kaku seperti batu.
Aku keras seperti karang.
Luluh bagaikan peluh. Miris.
Aku sosok pemuda yang selalu berusaha sesempurna mungkin,
walau aku tak mungkin sempurna.
Namaku Zilal. Sebut saja namaku Uda.