Pages

PETUAH KAKEK

Tiba-tiba saja seorang kakek menghampiriku. Jam masih menunjukkan pukul 05.34, tapi beliau sudah memulai hidupnya dengan mencari nafkah mengumpulkan tumpukan plastik dan kardus yang terserak. Sambil meminta ijin apakah benda tak terpakai tersebut bisa dia bawa atau tidak.

Sebab dia menjaga betul, jangan sampai benda bekas yang diambilnya masih dimanfaatkan pemiliknya. Setelah memastikan bahwa digenggamannya adalah sampah kardus dan plastik, akhirnya sang kakek mengambilnya.



K : Asli mana mas?
Z : Saya dari Padang (Sumbar) Pak?
K : Wah jauh ya. Demi menuntut ilmu, semoga langkah kita diridhoi Allah dan di naungi malaikat.
Z : Iya Pak, semoga berkah ya Pak.
K : Aamiiiin. Semoga berkah dan diridhoi Allah. Sebab yang paling susah diperoleh adalah mendapat ridho Allah.
Z : Aamiiiin. Iya Pak, hati-hati di jalan ya Pak.

Dan sang Kakek pun mulai merapikan sepedanya dan melanjutkan perjalanan.
_
Hikmah : Banyaklah berguru pada kehidupan. Sebab inspirasi itu justru muncul dari seorang yang biasa saja, namun begitu mensyukuri hidup, memulai paginya dengan usaha halal demi agar perutnya dan keluarganya terhindar dari reski yang tidak diridhoi Allah.


Pare, 17 Desember 2017

No comments:

Post a Comment