Pages

LIKA-LIKU STUDI APA

Bulan Januari lalu cukup berkesan bagi saya, menghabiskan waktu melihat langsung bagaimana perjuangannya menyelesaikan studi Apa. Sejatinya ini adalah perjalanan akhir studi doktoral beliau, sebab sudah banyak tahap yang dilewatinya satu demi satu.

Tahap yang cukup membekas dalam ingatan saya adalah proses sidang tertutup disertasi di program studi doktoral Pendidikan Islam di UIN Imam Bonjol Padang.

Banyak drama yang dirasakan, mulai menyiapkan produk buku model, bahan disertasi, persiapan slide, menjemput profesor penguji eksternal dari UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, dan drama mendapatkan tanda tangan dari profesor pembimbing yang sedang sakit, juga tentunya harus menuntaskan biaya-biaya terkait sebagai syarat mengikuti sidang tertutup. Alhamdulillah terlewati, tinggal pada hari H sidang.

Sengaja aku dan apa menginap di Hotel Djakarta yang berada di dekat kampus UIN IB Padang. Sebab selain terjangkau secara akses, juga terjangkau secara harga. Dan tentunya bisa menyiapkan materi lebih konsentrasi.

Paginya Apa mendapat jadwal jam 10.00-12.00 WIB tanggal 4 Februari 2020. Sebelum masuk, aku sedikit membantu mempersiapkan laptop dan layar proyektor. Semua penguji sudah masuk, termasuk Apa. Aku duduk menunggu di luar. Sidang tertutup benar-benar tertutup, bahkan ada mahasiswa pascasarjana lain yang ingin masuk pun tidak diizinkan.

Ternyata sidang selesai lebih dari jam 12, penguji keluar. Begitupun Apa yang keluar dengan wajah sumringah. Alhamdulillah beliau lulus. Ada pancaran rona puas dan bahagia dari wajah Apa. Di usia yang tidak lagi muda, sudah lebih dari 50 tahun, tapi semangat belajar beliau masih kuat dan tegar.


Belajar menuntut kesabaran, tak terkecuali studi doktoral. Saya melihat langsung bagaimana apa meminta tanda tangan dari para penguji, dan itu benar-benar menuntut kesabaran ekstra serta menunggu dengan takdzim. 

Kini, insyaAllah apa akan lanjut ke sidang terbuka promosi doktor. Sebuah tahap akhir dari perjuangan beliau. Tetap semangat pa. Tetaplah jadi kebanggaan anak-anakmu, dan jadi kebermanfaatan bagi umat. Aamiiin.

No comments:

Post a Comment