Karya : Zilal Afwa Ajidin
Tergurat asa
pelipur lara
Dari
gemericik pelantunku nada
Timbulkan
secercah resonansi suara
Tentang harapan
Aku kedepan
Lagi
kuguratkan asa
Mengalir mencair
dari samudra
Tatkala
kuberkata
Tak ada kabar
yang menanggapi
Lagi,
Lagi-lagi
aku berkata
Tetap saja
tak bersuara
Diam,
dihiraukan pun tidak
Kini aku
bercengkrama dengan cita
Mencari makna
dibalik kata
Kau tau,
hanya hitam yang kutemukan
Perpaduan
goresan pekat hitam
Diatas alas
putih kesucian
Gurat lepas
terlepaskan
Kau tau,
hanya kau
saja yang menghiraukan
Yang tak
lekang mendengar keluh
Kau tau,
Semua itu
terungkap
Dibalik
matamu, mata pena
Depok, 10
Desember 2014
*Dibacakan di kolong langit senja STEI SEBI, bersama komunitas "Mata Pena"
*Dibacakan di kolong langit senja STEI SEBI, bersama komunitas "Mata Pena"


No comments:
Post a Comment