Pemimpin
adalah persoalan fungsi. Ya, banyak orang yang salah mengartikan apa itu
pemimpin. Banyak orang penting di zaman sekarang ini menjadikan pemimpin itu
sebagai tujuan. Sehingga ketika dia menjadi pemimpin tidak ada perubahan
berarti, sebab tujuannya menjadi seorang pemimpin telah tercapai. Pemimpin yang
baik adalah yang fokus terhadap fungsi, yaitu bagaimana kita menjalankan
fungsi, bukan bagaimana kita meraih posisi itu. Sehingga apapun posisi yang dia
pegang, dia tetap akan mempunyai pengaruh yang besar dalam merubah institusi
yang ia pegang.
Dalam
sebuah buku, dikenal istilah “Kepemimpinan 360°”, yaitu bagaimana seseorang
bisa mempengaruhi siapapun. Walaupun dia tidak menjadi Top Leader, tapi dia
bisa memanfaatkan posisinya itu untuk memengaruhi rekan kerjanya. Jadi akikat pemimpin adalah bagaimana
mempengaruhi orang lain.
Lalu
bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berpengaruh? Jawabannya sangat
sederhana, yaitu jadilah, yatu kita harus kredibel. Mulailah membangun
kredibilitas personal, “strategy thinking capability”, yaitu membangun kualitas
diri sendiri. Selain itu kita harus dapat kepercayaan dari orang lain, sehingga
orang percaya terhadap apa yang kita sampaikan. Dalam hali ini kita perlu
menjadi komunikator yang handal. Hal ini bisa menjadi modal awal agar kita
punya pengaruh yang cukup pada masyarakat.
Ada 3 karakteristik
pemimpin:
1. Moralitas
Seorang
pemimpin harus punya Social Order (Keteraturan sosial) yang baik, sehingga dia
bisa menjadi fasilitator yang baik daam masyarakat. Jika social order itu sudah
dimiliki, maka tidaklah susah untuk mencapai negeri yang “baldatun
thoyyibatun warobbun ghafur”.
2. Intelektual
Ketika
Jepang hancur karena Hiroshima dan Nagasaki di bom atom, unsur pertaman yang
mereka tanyakan adalah guru. Sehingga tak perlu waktu yang lama untuk Jepang
menjelma menjadi negara maju seperti saat ini. Intinya, mereka sangat
mengedepankan kemampuan intelektual yang baik pada warganya.
Saran
waya bagi kalian yang ingin berkarir di dunia politik, jadilah politikus pada
usia 40 tahun sebab kalian akan punya nilai jual tersendiri. Saat kalian tamat
kuliah, tekuni bidang anda selama 15 tahun, sehingga kalian punya kredibilitas
dan daya intelektual yang lebih saat kalian menjadi wakil rakyat. Nah, ide-ide
dari orang-orang berpengalaman itulah yang diperlukan oleh bangsa kita saat
ini.
3. Kepribadian
personal
Setidaknya
ada beberapa macam kepribadian pemimpin yang harus kalian (pemuda) milik:
a.
Humanis: memimpin bukan karena posisi
b.
Densisipness: Ketegasan
c.
Hamality: pemimpin yang lebih mengutamakan
keterkenalan lembaganya daripada dirinya sendiri
Builiding
Institusion: membangun Institusi
d.
Profession promotor: empromosikan kohesi sosial
Ada
5 hal yang dibangun sebagai mahasiswa:
a.
Academic excilen
Diperlukan targetan yang
baik untuk mencapai hal ini, seorang mahasiswa harus menargetkan ia mencapat
IPK (4,0) terbaik di perguruan tingginya.
b.
Wacana Ilmiah
c.
Karir dan Jaringan
d.
Sosial dan Politik Keterlibatan
e.
Religious Ativities
BANGUNLAH
MIMPI MENJADI PEMIMIPIN MULAI DARI SEKARANG!!! (afwa)


.jpg)

No comments:
Post a Comment