Bulan September tahun 2020 sebentar lagi akan tutup buku. Banyak target dan peristiwa yang tercapai dan terlewatkan. Bagi lembaga keuangan, akhir september merupakan jadwal rutin pembukuan quartal ke tiga. Bagi sejarah, mengenang hari ini adalah peristiwa kelas G30S/PKI. Bagi tenaga kesehatan, saat ini sudah genap enam bulan mereka bekerja dalam menangani Covid-19. Dan bagiku, tesis masih belum selesai juga.
Namun
demikian banyak juga yang aku syukuri. Salah satunya menjadi petugas sensus penduduk
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Senang
sekali menjadi bagian dalam sejarah siklus sepuluh tahunan sensus penduduk. Aku
mendapatkan tugas di daerah Komplek Perumahan Swakarya di Kocoran, Desa
Caturtunggal, Kecamatan Depok. Seru juga, menambah pengalaman lapangan sebagai
enumerator. Alhamdulillah.
Dua
kegiatan utama juga selesai, yakni program Jurnal Paradigma Fair serta jalan-jalan
dengan dunsanak IMAMIPAS. Bisa
dikatakan apa yang ditargetkan di Bidang Jurnal Paradigma (JP) bisa tercapai
dengan baik. Dalam lomba esai yang dilaksanakan oleh JP, pesertanya bisa tembus
mencapai 45 orang. Serta ada 15 artikel yang telah di submit pada kegiatan Call
For Paper JP. Serta seminar online juga terlaksana dengan baik, yang diisi
langsung oleh Pak Akhmad Akbar Susamto, Ph.D. Adapun untuk wisata dengan
IMAMIPAS, alhamdulillah seru dan bisa pulang ke kos masing-masing tanpa
kekurangan apapun. Semoga silaturrahim baik itu tetap berlanjut sampai
kapanpun.
Menjalani
September, secara resmi aku juga mendapat dosen pembimbing tesis yakni Bu Rika
Fatimah P.L., Ph.D. Dan ada lima orang di kelasku yang bimbingan dengan beliau.
Luar biasa. Bagusnya, kami bisa saling bertukar pikiran dan saling menyemangati
sesama anak bimbingan. Bahkan dalam bimbingan online dengan Bu Rika, kami juga
mendengar pemaparan bimbingan tesis online bersama anak MM UGM Jakarta yang
juga dibimbing Bu Rika.
Tentang
progres? Aku sudah konsultasi dan bimbingan pertama kali ke Bu Rika. Dan beliau
merespon positif. Tentang kendala? Aku masih terkendala mengenai metode yang
saya gunakan sendiri yakni Quality
Function Deployment (QFD). Karena kendala tersebut, aku sudah bertemu dan
berdiskusi langsung dengan senior alumni program Ekonomi Islam UGM yang juga
memakai metode yakni Bang Fuady.
Selanjutnya
bagaimana? Selanjutnya ialah menjalani Oktober yang penuh rintangan. Tesis
adalah perkara mengalahkan kemalasan diri sendiri, bersabar, tekun serta etika
pada dosen pembimbing. Itulah faktor internal dan eksternal yang aku sadari
betul. Tak lupa, harus disempurnakan dengan do’a kedua orang tua dan keluarga.
Sebab itulah akar dari keridhoan dalam menggapai ilmu. Untuk apa dan untuk
siapa sebenarnya ilmu ini dimanfaatkan adalah perkara ketulusan hati dan
keridhoan orang tua.
Saya
berharap, semoga semua proses ini dilancarkan. Kesehatan terus diberikan Allah.
Meski kantong mata ini sudah mulai berat dan sembab, semoga ia segar kembali.
Bismillah. Hanya kepada Allah aku berserah dan mengharap pertolongan.
Selamat
tinggal September. Selamat datang Oktober.
Yogyakarta,
30 September 2020

No comments:
Post a Comment