Pemuda adalah agen perubahan dan perubahan adalah sebuah keniscayaan, sehingga diperlukanlah pemuda pelopor perubahan untuk membawa bangsa ini menuju arah yang lebih baik. Menyadari hal tersebut, STEI SEBI sebagai pelopor Eknonomi Syariah di Indonesia berupaya untuk menghasilkan para pelopor perubahan bangsa tersebut. Niat itu kian terwujud dengan dilaksanakannya Acceleration of Sharia Economic Intelegence (ACSSES-I) pada 22-24 November 2013 ini.
Kegiatan
ACCSES-I ini menjadi kegiatan wajib bagi mahasiswa baru SEBI. Acara ini
merupakan sarana latihan kepemimpinan bagi para mahasiswa SEBI angkatan 2013.
Serta merupakan alur kaderisasi kedua bagi mahasiswa baru SEBI yang akan masuk
organisasi mahasiswa (ormawa). Diharapkan pula dengan kegiatan ini pengetahuan
mahasiswa mengenai ormawa yang akan mereka masuki semakin gamblang.
Acara
mulai dibuka bagian kemahasiswaan SEBI, Deni Purnama, Lc.
“Kita sebagai pemuda harus
bergerak menyebarkan kebaikan. Ini menjadi kewajban kita karena kemaksiatan pun
bergerak. Maka saya berharap, ACCSES-I
ini menjadi langkah kalian dalam upaya bergerak menuju kebaikan”, ujar beliau
dihadapan ratusan mahasiswa SEBI angkatan 2013. Kegiatan ini juga didukung oleh
panitia ACCSES-I yang berasal dari tiga ormawa besar di STEI SEBI yaitu BEM
(Badan Eksekutif Mahasiswa), IsEF (Islamic Economi Forum) dan SSP (SEBI
Solidarity for Palestine).
Untuk
menciptakan sumber daya manusia yang unggul, panitia juga menyediakan lembaran
mutaba’ah (evaluasi) harian terhadapan amalan ibadah yang dilaksanakan. Ini
menjadi bukti nyata SEBI dalam menbentuk pribadi mahasiswa yang berakhlakul
karimah. Kematangan mahasiswa kian terbentuk dengan diadakannya berbagai lomba
seperti, lomba debat, lomba esai ekonomi, lomba orasi dan lomba reporter.
Selain itu acara ACCSES-I juga disajikan berbagai materi ekonomi islam, politik
dan kepemudaan yang diisi langsung oleh para pemeteri yang telah berkompeten di
bidangnya.
Salah
seorang mahasiswa merasakan kegiatan ACCSES-I 2013 ini sangat bermanfaat.
“Kegiatan ini bagaikan melewati
gua karang, walaupun berat menjalaninya, namun kita akan memperoleh hikmah dan
manfaat yang besar saat kita berhasil melewatinya”, ujar Bambang, mahasiswa
asal Garut. Acara ini juga diisi dengan jundu lail (tentara malam) dan simulasi
aksi yang menguji adrelin dan kekompakan para peserta.
Diakhir
acara panitia mengumumkan para pemenang lomba serta dua perserta terbaik yang
masing-masing berasal dari laki-laki dan perempuan. Acara ditutup dengan
bersalam-salaman antara panitia dan peserta. Diharapkan dengan kegiatan ini
dapat menjaga kekompakan mahasiswa SEBI angkatan 2013 dan juga bisa melahirkan
para calon pemimpin bangsa kelak. (zilal)


No comments:
Post a Comment