Belakangan
ini negara kita sedang diramaikan oleh pemberitaan negatif oleh sejumlah media
massa. Mulai dari gejolak politik di pusat, bencana alam, tindakan kriminal, serta menurunnya prestasi
Indonesia di sejumlah iven dan laga Internasional. Dan salah satu berita yang
cukup menyorot perhatian kita adalah menurunnya kualitas generasi muda Indonesia.
Banyak hal negatif yang merundung pemuda ini, seperti tindak kriminal, maraknya
geng motor, pergaulan yang tanpa kontrol serta hal negatif lainnya.
Melihat
kondisi memprihatinkan tersebut, STEI SEBI sebagai perguruan tinggi islami
berusaha untuk mencetak genenasi terbaik penerus bangsa. Melalui Brigade
angkatan 2013, STEI SEBI mencoba mengasah skill
yang dimiliki oleh para mahasiswanya. Brigade sengaja dipersiapkan untuk
menjadi supporting system segala
acara kampus. Baik acara yang berkaitan dengan organisasi internal mahasiswa,
ataupun kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan.
Pagi
ini (10/10), Brigade STEI SEBI angkatan 2013 bertemu dengan seniornya dari
angkatan 2012. Pertemuan ini membahas bagaimana idealnya model dari Brigade itu
sendiri, serta bagaimana cara ampuh menyelesaikan masalah yang ada di
masyarakat luar, khususnya warga sekita kampus. “Seharusnya kehadiran kita
sebagai mahasiswa bisa menjadi trend
center (tauladan), perumus aksi-aksi strategis dan menjadi solusi dari
masalah yang berkembang di masyarakat”, ujar Yoyo Sundoyo, Presiden Mahasiswa
BEM STEI SEBI.
Kegiatan
yang dilaksanakan di Gazebo STEI SEBI ini mendapat sambutan yang baik dari para
anggota brigade. “Ini bisa menjadi langkah awal kita dalam berdakwah menebarkan
kebaikan ke masyarakat. Dan bisa menjadi model pergerakan kepemudaan”, ujar
Amrul Anshory. Diharapkan dengan kegiatan ini, makin banyak pemuda yang lebih
peduli dengan permasalahan bangsa.
(zilal)


No comments:
Post a Comment